Showing posts with label Belajar Lainnya. Show all posts
Showing posts with label Belajar Lainnya. Show all posts

Friday, 4 July 2014

Contoh Soal-Soal Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

7 SOAL MSDM Lanjutan :









1. Jelaskan dan beri contoh, faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian kinerja!
a.      Lingkungan Eksternal Organisasi
Lingkungan sekitar organisasi dari hari ke hari akan terus menempatkan tuntutan-tuntutan terhadap organisasi dan pegawainya untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Lingkungan akan semakin kompetitif dalam berbagai bidang, karena berbagai perubahan yang demikian pesatnya, sehingga adanya kinerja organisasi yang memiliki tingkat keunggulan kompetitif (competitive advantage) dan keunggulan komparatif (comparative advantage) akan menjadi suatu hal yang sangat penting.
Tuntutan juga akan datang dari masyarakat. Contoh : mereka yang mempunyai anggapan bahwa rakyatlah yang menggaji PNS sudah sewajarnya untuk mendapatkan pelayanan yang prima dari PNS atas semua urusan dan kepentingannya. Oleh karena itulah maka penilaian atas prestasi kerja pegawai harus dilaksanakan secara teratur, dan akurat.
b.     Lingkungan Internal Organisasi
Karakteristik masing-masing organisasi itu sendiri juga akan mempengaruhi penilaian kinerja pegawai. Dalam struktur organisasi tersebut akan menentukan siapa yang akan bertanggung jawab untuk menilai. Dalam struktur organisasi yang menghargai rantai komando, sebagaimana dalam organisasi pemerintah, maka yang menjadi atasan langsung pegawailah yang akan menilai. Contoh : penilaian kinerja seorang leader dapat di nilai kinerja nya berdasarkan para anggota karyawan yang dipimpinnya    




2.     Dari artikel :
a.      Beri tanggapan Anda!
Tanggapan mengenai Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 13/52/PBI/2011 yang mengatur prinsip kehati-hatian bagi bank umum yang melakukan penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada pihak lain atau alih daya (pihak ketiga).
Menurut saya keputusan tersebut terlalu terburu-buru dan terkesan sepihak, karena sekali lagi disini bukan hanya masalah pekerja outsourchingnya saja, tidak menutup kemungkinan sebagian besar dari  pekerja outsourching tersebut di dalam keluarganya merekalah yang menjadi tulang punggung. Sehingga dengan adanya keputusan tersebut bukan hanya akan menambah angka pengangguran di Indonesia, tetapi juga menambah tingkat angka kemiskinan di Indonesia yang juga pastinya akan memperburuk situasi perekonomian negara.
b.     Bagaimana Solusinya?
Menurut saya, apabila tujuan dari keputusan tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu dan keamanan perbankan, bukankah lebih baik mengadakan semacam training untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mengadakan perjanjian terikat yang berisi sanksi jika terjadi penyalahgunaan wewenang dan reward ataupun promosi bagi pekerja berprestasi. Saya rasa dengan cara itu akan bisa menambah motivasi bekerja pekerja yang pada akhirnya juga pasti dapat meningkat kualitas.

Baca Selengkapnya disini



Baca juga artikel-artikel ini :

Contoh Surat Pernyataan
Contoh Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal Di Indonesia
Makalah Promosi Sebagai Komunikasi Perusahaan (philip kotler)
Makalah Tentang Puisi Dan Pantun
Contoh Surat Kuasa
Laporan Resmi Praktikum BiologiI Molekuler (Analisis Domain Fungsional)

Contoh Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal Di Indonesia




TUGAS KULIAH EKONOMI MAKRO
KELAS KAMIS MALAM
KEBIJAKAN FISKAL DAN KEBIJAKAN MONETER
Disusun guna memenuhi tugas mata perkuliah Ekonomi Makro S1 manajemen dengan dosen pengampu Ibu Dra. Sri Purwantini, MM


                                                        Description: Graphic1


Muhammad Rizal Zain
(B 131 12 0306)





FAKULTAS EKONOMI  UNIVERSITAS SEMARANG
SEMARANG
2014

A.    CONTOH KEBIJAKAN MONETER
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 13 Maret 2014 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Lending Facility dan suku bunga Deposit Facility masing-masing tetap pada level 7,50% dan 5,75%. Kebijakan tersebut masih konsisten dengan upaya untuk mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 4,5±1% pada 2014 dan 4,0±1% pada 2015, serta mengendalikan defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat yang lebih sehat. Perkembangan sejauh ini menunjukkan inflasi yang terkendali dan defisit transaksi berjalan yang menurun. Ke depan, Bank Indonesia tetap mencermati berbagai risiko, baik dari global maupun domestik, dan menempuh langkah-langkah antisipatif guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga dan mendorong perekonomian bergerak ke arah yang lebih seimbang sehingga dapat mendukung perbaikan kinerja transaksi berjalan. Untuk itu, Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, melanjutkan upaya pendalaman pasar keuangan, serta meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, termasuk kebijakan untuk memperbaiki struktur perekonomian.
Hasil evaluasi Bank Indonesia menunjukkan pemulihan ekonomi dunia masih berlanjut, namun dengan akselerasi yang tidak sekuat perkiraan sebelumnya. Pemulihan terutama ditopang oleh perbaikan ekonomi negara maju, sejalan dengan masih berlanjutnya stimulus moneter dan menurunnya hambatan fiskal, sementara pertumbuhan ekonomi China belum kembali meningkat terkait dengan kebijakan rebalancing yang sedang ditempuh. Perkembangan ini pada gilirannya menyebabkan kenaikan harga komoditas primer dunia masih terbatas. Bank Indonesia akan terus mencermati berbagai risiko dari perekonomian global, terutama terkait dengan normalisasi kebijakan moneter the Fed, kemungkinan pemulihan ekonomi global yang tidak sekuat perkiraan akibat perlambatan ekonomi China, dan kerentanan eksternal yang dapat muncul di beberapa negara emerging markets.
Bank Indonesia memandang bahwa moderasi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan berlanjut dengan komposisi yang lebih seimbang. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan akan lebih rendah dari perkiraan semula, akibat lebih terbatasnya pengaruh pelaksanaan Pemilu dibandingkan dengan dampak di periodeperiode Pemilu sebelumnya, serta berjalannya transmisi kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia dan Pemerintah. Sementara itu, pertumbuhan investasi, termasuk investasi non-bangunan, diperkirakan kembali naik terutama mulai semester II 2014. Ekspor riil juga lebih berada dalam tren meningkat, meskipun tidak sekuat perkiraan sebelumnya, akibat pertumbuhan ekonomi dunia yang belum kuat dan dampak temporer implementasi UU Minerba. Dengan asesmen ini, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 berada pada kisaran 5,5-5,9%. Pertumbuhan ekonomi yang lebih seimbang menopang berlanjutnya perbaikan kinerja sektor eksternal Indonesia, baik dari neraca pedagangan maupun neraca finansial. Neraca perdagangan Indonesia yang pada Januari 2014 mencatat defisit sebesar 0,43 miliar dolar AS, lebih dipengaruhi pola musiman yang menurunkan ekspor komoditas nonmigas utama dan dampak penerapan UU Minerba yang diperkirakan temporer. Sementara itu, ekspor manufaktur seperti mesin dan mekanik, produk kimia, dan produk dari logam pada Januari 2014 tumbuh cukup tinggi. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan neraca perdagangan akan kembali mencatat surplus, bersumber dari membaiknya ekspor yang didorong oleh naiknya permintaan dari negara mitra dagang, serta terkendalinya impor sejalan dengan moderasi permintaan domestik. Bank Indonesia berkeyakinan bahwa defisit transaksi berjalan 2014 dapat ditekan di bawah 3,0% dari PDB. Sementara itu, dari neraca finansial, aliran masuk modal asing diperkirakan terus membaik dipengaruhi prospek ekonomi domestik yang semakin sehat. Hingga Februari 2014, aliran masuk portfolio asing ke pasar keuangan Indonesia telah mencapai Rp 34,6 triliun. Dengan perkembangan positif tersebut, cadangan devisa Indonesia pada Februari 2014 meningkat menjadi 102,7 miliar dolar AS, yang setara 5,9 bulan impor atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

 Download makalah lengkapnya disini...




Baca juga artikel-artikel ini :
Contoh Soal-Soal Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
Contoh Surat Pernyataan
Laporan Resmi Praktikum BiologiI Molekuler (Analisis Domain Fungsional)
Makalah Promosi Sebagai Komunikasi Perusahaan (philip kotler)
Makalah Tentang Puisi Dan Pantun
Contoh Surat Kuasa